Jumat, 13/02/2009 09:13 WIB
Dalam 2 Bulan, Pelanggan Utones Mencapai 96 Ribu
Andrian Fauzi - detikBandung
Bandung - Saat ini teknologi Utones, aplikasi iklan di ponsel, belum bisa menjangkau seluruh jenis ponsel yang beredar di masyarakat. Namun Utones sudah terinstall di 96 ribu ponsel. Padahal aplikasi ini baru beredar di pasaran pada bulan Desember 2008.
Utones saat ini hanya bisa diinstall di ponsel dengan sistem operasi symbian 2 dan 3. Dan ponsel dengan sistem operasi symbian hanya Nokia. Tetapi dengan keterbatasan tersebut, Utones sudah banyak penggunanya.
"Sampai saat ini jumlah pelanggan sudah 96 ribu. Padahal baru diedarkan akhir tahun lalu," kata Head of Marketing Communication Division PT Mobile Kreasi Indonesia Dendi Pratama saat ditemui detikbandung di Hotel Aston Braga, Jalan Braga No 98-101, Kamis (12/2/2009) petang.
Jumlah pengiklan pun tidak kalah banyak. Sampai saat ini ada sekitar 10 perusahaan besar yang telah teken kontrak dan ada 70-an perusahaan yang tengah mencoba.
Dendi boleh optimis akan dapat meraih pasar lebih banyak lagi. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh pihaknya, jumlah pemakai ponsel dengan sistem operasi symbian di Indonesia mencapai 50 juta.
"Kita mentargetkan 500 ribu pelanggan pada tahun ini. Karena kita harus mengedukasi masyarakat tentang Utones. Kami juga menargetkan omzet per bulannya sekitar Rp 9 miliar," papar pria berkacamata ini percaya diri.
Aplikasi yang termasuk dalam kategori delivery mobile content ini merupakan kreasi original anak bangsa. Di tingkat Asia Pasifik belum ada yang mengeluarkan konten tersebut.
"Kita pertama di Asia Pasifik. Saya dengar kabar Rusia juga sedang mengembangkan semacam ini. Tapi belum," kata Dendi semangat.
Dendi menambahkan, cepatnya pertumbuhan pelanggan dan pengiklan karena konsep bisnis yang dipakai adalah win-win solution.
Untuk pengiklan akan mendapatkan media iklan dengan target market yang segmented sesuai karakteristik produknya. Pengguna ponsel akan mendapatkan konpensasi untuk setiap iklan yang dilihat serta untuk agen akan mendapatkan kompensasi dari iklan yang dilihat oleh user yang terdaftar melalui agen tersebut.
"Bandung menjadi kota launching pertama setelah produk kita ada karena Bandung adalah gudangnya industri kreatif. Dan kita merupakan industri kreatif," pungkas Dendi.
Senin, 09 Maret 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar